Cari Blog Ini

Menunjukkan catatan yang diisih mengikut kaitan pertanyaan pelayanan kesehatan. Isih mengikut tarikh Tunjukkan semua catatan
Menunjukkan catatan yang diisih mengikut kaitan pertanyaan pelayanan kesehatan. Isih mengikut tarikh Tunjukkan semua catatan

Rabu, 13 Januari 2016

JKN, Dengan Gotong Royong Semua Tertolong


KADERINFOKES.info. Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terdiri dari peserta atau masyarakat yang membayar iuran secara mandiri dan masyarakat yang iurannya dibayar oleh Pemerintah sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap pemeliharaan dan perlindungan kesehatan. 

Menyimak bentuk kepesertaan tersebut, program JKN sesungguhnya menganut prinsip gotong royong, “Peserta yang tergolong mampu akan membantu peserta yang kurang mampu,”kata L.Bagus Wikrama, Kepala Seksi JPKM Dinas Kesehatan Kab.Lombok Timur.

Manfaat lainnya adalah untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin dan tidak mampu, yang selama ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. “Dengan demikian seluruh masyarakat akan saling membantu dan tolong menolong dalam mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik,”tandas L. Bagus.

Lebih detail, Kepala Seksi yang pernah mensukseskan program SAKURA ini juga menjelaskan beberapa point penting yang menjadi dasar pemerintah memprogram JKN diantaranya falsafah dasar negara Pancasila terutama sila ke-5 yang mengakui  hak asasi  warga atas  kesehatan.

Pasal  28 H  dan  pasal  34  Undang-Undang Dasar 1945, juga mengamanatkan hal yang sama  Disamping itu, dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan ditegaskan bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan dan memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau.

Oleh karena itu, lanjut L. Bagus, Pemerintah Republik Indonesia sejak 1 Januari 2014 mulai menerapkan Program Jaminan Kesehatan Nasional, sebagai salah satu bentuk perlindungan sosial yang diselenggarakan guna menjamin warga negara untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak.

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diselenggarakan melalui mekanisme asuransi sosial yang bertujuan agar seluruh penduduk Indonesia terlindungi dalam sistem asuransi sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan dasarnya terhadap kesehatan.

“Semua Masyarakat penting ikut JKN, karena selain landasan sosial tadi, sangat membantu juga mengatasi kesulitan pembiayaan (financial barrier) untuk mendapat pelayanan kesehatan yang berkualitas, pada saat sakit,”demikian L. Bagus.

Sumber : Buletin Infokes Edisi Januari
Ditulis Oleh : Ahmad Syakban
Deedit Oleh : Emzet Juwitour

Rabu, 8 November 2017

Magang Di Dinas Kesehatan Satu Tahun, Mau?

Dilansir dari dutaselaparang.com. Para alumni Perguruan Tinggi bidang Kesehatan bagi yang berdomisili di Lombok Timur (Lotim) berkesempatan untuk berkiprah mengamalkan ilmunya lewat program Magang Tenaga Kesehatan. Program ini disambut antusias sedikitnya oleh 535 alumni kesehatan yang akan ditempatkan di 31 Puskesmas di Kabupaten Lotim.

Jumlah penduduk Lotim saat ini sekira 1.250.000 orang. Jika mengikuti standar 1 Puskesmas melayani 25.000 orang pasien, maka harus ada 50 Puskesmas. Itulah sebabnya Pemda Lotim membangun Puskesmas baru setiap tahunnya. Dengan demikian, para alumni sekolah kesehatan nantinya harus betul-betul siap memanfaatkan ilmunya dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat lewat Faskes (fasilitas kesehatan) yang ada.

Jumaat, 1 Januari 2016

Dinas Kesehatan Lombok Timur dalam Angka (1)


Hari itu Kepala Seksi Promkes, Hazrin SKM, mendapat informasi pertama, karena pihaknya menjadi korban keterlambatan dengan alasan pergi mengantarkan warga tersebut langsung ke Kantor Satlantas Polres Lombok Timur.

Warga itu mengira bahwa Kantor Dinas Kesehatan adalah tempat membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Pengalaman itu membuktikan luas dan padatnya penduduk Lombok Timur membutuhkan informasi terutama Informasi Pelayanan Publik. Semoga Informasi singkat terkait Dinas Kesehatan Lombok Timur di Tabloid ini bisa bermanfaat.
 

Sambutan Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur


Undang-undang No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan mengamanatkan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan serta memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau

Untuk mewujudkannya, Pusat Promosi Kesehatan Kementerian kesehatan RI  menetapkan sasaran strategis, diantaranya agar ; Pertama, perilaku Hidup Bersih dan Sehat di masyarakat meningkat.

Rabu, 28 Februari 2018

Dinas Kesehatan Lombok Timur Didemo Perawat

Dilansir dari radarlombok.co.id. Ratusan tenaga kesehatan di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonsia (PPNI), yang berasal dari semua Puskemas di Lotim, termasuk dari RSUD dr. Soedjono Selong, turun melakukan aksi demo menuntut kesejahteraan dan perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim, Senin kemarin (26/2).

Mereka ini adalah  tenaga kesehatan dengan status sebagai tenaga kelompok kerja, yaitu terdiri dari Perawat, Bidan dan tenaga kesehatan lainnya. Mereka melakukan aksi mulai dari Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lotim, kemudian bergerak ke Kantor Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim, dan berakhir di Gedung DPRD Lotim.

Selasa, 5 Januari 2016

25 Puskesmas akan Diperbaiki Terara dan Wanasaba Dapat PKM Baru

KADER INFOKES.info. Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan dasar pada fasilitas pelayanan primer, Dinas Kesehatan Lombok Timur melalui Dana Alokasi Khusus  tahun 2016, merencanakan  perbaikan untuk 25 Puskesmas, penambahan ruang untuk 10 Puskesmas, pengadaan obat dan perbekalan (regen dan BMHP) serta berbagai fasilitas layanan lainnya juga dialokasikan. 

Jumaat, 1 Januari 2016

Prestise KIA Meningkat, Kunjungan Balita dan K.Neonatal 3 masih Impian

Terdapat 9 target yang harus dikejar, berlari, kencang dan mesti terus dalam pantauan pula binaan. 9 Target tersebut adalah K4, K Maternal ditemukan, Linakes, KF3, KN 3, K Neonatal ditemukan, Kunjungan Bayi 4, Kunjungan Balita 2 dan KB aktif. Terhadap SPM itu itu, di Lombok Timur rata-rata sudah mencapai target.

Rabu, 8 November 2017

3000 Ribu Perawat Di Jakarta Demo, Mereka Akan Temui Padli Zon

Dilansir dari merdeka.com, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI Jl. Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (16/3).

Pantauan merdeka.com, pukul 08.00 WIB, aksi unjuk rasa dimulai dengan long march dari area Parkir timur Senayan Jakarta, melalui jalan Gerbang Pemuda menuju depan gedung DPR/ MPR RI.